Suku Pulu-Pulu
Pada sebuah pulau kecil, hiduplah suku paling mematikan yang hidup saat itu, mereka Bernama “Suku Pulu-Pulu”
Ada seorang content creator bernama Juro yang mencoba pergi ke pulau Pulu-Pulu. Dia tidak datang sendiri, tetapi dia datang Bersama temannya Acam. Hari pertama, mereka sampai ke pulau itu pada pukul 11:09 Hari Minggu, mereka mengmbil stok makanan dari perahu kecil mereka, setelah itu mereka membuat tenda sederhana dari sebuah tenda kecil yang meraka miliki. Malam pun tiba, mereka Bersiap untuk tidur, tetapi saat tepat mereka sebelum tidur, mereka diinjak oleh seseorang dari suku pulu-pulu dan mengambil Juro dan Acam ke desa mereka di tengah pulau. Juro dan Acam tidak bisa berbuat apa-apa, karena mereka dimasukan kedalam karung goni. Mereka dibuat pingsan oleh mereka.
Hari kedua, mereka terbangun di tanah basah dengan diikat ditangan dan dikaki. “Tolong-tolong!!!” kata Acam. Kepala suku Pulu-pulu yang mendengar itu pun datang ketempat mereka di tahan. King Pulu IX (Kepala Suku) berkata “Diam kalian!”. Mereka yang mendengar itu oun langsung diam tak bisa bicara. “kalian akan dimasak hidup-hidup” kata King Pulu IX. Mereka syok mendengar itu. “Bagaimana ini??” Ucap Juro. “Aku membawa pisau, tetapi ini sudah rusak”. “Pakai saja!!” Kata Acam. Juro berusaha untuk memeotong tali yang sangat sangat tebal, akhirnya mereka berhasil keluar dari tali yang sangat tebal itu, karena tidak ada penjagaan, mereka dengan mudah keluar dari ruangan kayu itu. Mereka ingin kembali, tetapi mereka tersesat di hutan belantara. “Bagaimana ini?” “kita menginap disini sebentar”. Mereka ter paksa tidur di bawah sebuah pohon beringin yang berada di sebelah utara pulau, tetapi tenda mereka berada di sebelah tenggara pulau. Mereka tidur nyenyak karen kewalahan.
Hari ketiga. Mereka kelaparan saat pagi-pagi, jadi mereka memutuskan untuk mencari makanan untuk stok makanan. Mereka menemui kelapa, apel, blueberry, mangga, semangka dan melon yang terlalu matang. “Ini sudah cukup untuk beberapa hari kedepan, ayo kita memancing, Aku membuatkan dua pancingan ini untuk kita berdua” kata Acam. Mereka pergi ke tepi pulau dan memancing dengan pancingan sederhana mereka. Mereka mendapatkan banyak sekali ikan!!. “Mereka akan ku namakan Absyar!!” Mereka memakan suplai makanan yang mereka dapatkan dari hutan belantara. D d d d d d d d d d d dddd ddddddddddddddd dddddddddddd dddd ddd d d d ddd d d d d d dddd
Hari keempat. Mereka kembali bertahan hidup dengan membuat alat-alat berguna dari kayu. Mereka terus mencari kayu untuk hal-hal yang berguna, sampai akhirnya mereka bertemu dengan seseorang bernama tung tung tung tung tung tung tung sahur. “Siapa kamu!!!!!!!!!!!!!!!” ucap Juro. “Aku bernama tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung sahurrrrrrr” Mereka pun meminta tolong kepada tung tung tung tung tung tung tung sahur untuk menyarikan jalan ke tepi pulau Pulu-Pulu. Tung tung sahur memiliki tempat tinggal disebuah gubuk tua, dia tinggal bersama gem gem gem bok bok bok bok, anomali itu sangat baik dan sangat dekat dengan tung tung sahur. Mereka pun menginap di gubuk tua itu bersam 2 anomali baik. Iwjjdhujndhejdwjjedhed
Hari kelima. Mereka kembali melanjutkan perjalanan untuk pergi ke tepi pantai, dengan bantuan Tung tung sahur dan gem gem bok. Mereka di beri peta untuk pergi ke tepi pantai. Saat diperjalanan, Mereka bertemu dengan 2 security bintang lima dari suku Pulu-Pulu. Mereka bingung apa yang harus mereka lakukan. “ Kita harus apa sekarang?!!!” Acam yang sedang bingung. “Kita ambil plan B!!!!!!” kata Juro. Mereka menginap sementara disana dibalik semak-semak, suplai makanan mereka menipis karena kerakusan Acam. Iw jswnden ksk kswn smde ksm
Hari keenam. Mereka terbangun dengan rasa haus yang sangat besar, untungnya mereka tidur dekat dengan Pohon Kelapa. Mereka sadar bahwa security suku Pulu-Pulu telah pergi dari lokasi. Mereka pun sgera untuk merakit sebuah perahu sederhana dari kayu-kayu apel di pulau itu. Mereka merakit perahu itu dengan sangat teliti, lalu stelah perahunya jadi. Mereka mengambil beberapa stok makanan dan minuman untuk dibawa saat perjalanan. Mereka merencnakan untuk pergi esok hari.Hfew hehe bebfeb byedwn behbf bhe byefhj ehbfehef efhfwhbfw hed fewhj b efwhfehf ew fwhjewhj fe fehfhfewfe few byfehbwfbhfrbf efw fe
Hari ketujuh. Mereka telah siap untuk pergi dari pulau Pulu-Pulu, tetapi mereka tiba-tiba diserang olah sekelompok prajurit Pulu-Pulu. Tetapi mereka berhasil pergi dari pulau itu dengan selamat. Mereka menjalani perjalanan dengan melewati ombak-ombak besar, itu membuat mereka tenggelam dan hilang secara misterius.
Tamat