EduShare
  • Buka Toko
  • UangKu
  • Store
  • TolePay
  • Login
User Avatar
🔥 Pengguna baru saja upgrade ke Pro dan mulai cuan!
Baru saja

Kenangan rumah tua<part 2>

avatar p_den • 3 bulan yang lalu • Baca 2 menit • ★★★★★ (1)
Kenangan rumah tua<part 2>
Kenangan rumah tua <part 2="">
"Kakaa!!" Panggil cia yang mencari cari celina tak ketemu temu. Saat ia membuka pintu dapur. Ia kaget setengah mati karena celina berbaring tak berdaya. Masih sedikit bisa bernafas. "Kakakaaaa!!!!" Cia menghampiri celina dengan menangis tersedu sedu. Dia tak tau penyebabnya apa tapi, tiba tiba celina dengan tangan lemahnya menunjuk plastik yang berisi darah segar celina. "Apa apaan ini-?!" Cia membaca kertas yang ditulis oleh celina. "Ka-?" Cia menatap kakaknya. "A-dek. Se-se hat ya. Kaka gak mau ja-di be- be-ban keluarga. Ka-ka pengen kamu sehat." lirih celina lemah. Hampir tak terdengar. "Kaka! Jangan tinggalkan aku. Plis! Aku masih ingin bermain dgn kakaaa😫" cia memeluk kakanya dan melihat jari celina berdarah sangat banyak. "Kaaa. Kaka seharusnya masih bisa hidup. Jadi bertahanlah kita akan kerumah sakit." Cia menggangkat tubuh celina kekursi roda. Dan memberitahu kejadiannya kepada yuka(ibunya)
"Kenapa celina?" Tanya yuka penuh kesedihan. "Dia menusuk jarinya sendiri dan. Ini kaka membuatkan darah segar untuk ku." "Ayo. Sekarang kerumah sakit dulu saja. Bahas plastik berisi darah segar celina jangan dulu. Tapi kamu bawa untuk sebagai bukti." Cia mengganguk tanpa sengaja ia melihat kaki celina biru memar seperti terpentok pintu. "Ka-bertahan lah"
●○●○●○
Sampai dirumah sakit,*
Dokter mengatakan bahwa celina masih bisä bertahan bahwa harus di bawa keruang inap selama 3-5 hari. Cia terus menerus menunggu kabar dari sang dokter di ruang tunggu. "Mamaa. Mengapa kaka bisa seperti ini?" Cia menangis dipangkuan yuka. "Kita tidak tau apa apa sayang. Jadi kita harus berdoa terus menerus dan Bersabarlah." Cia menggangkat wajah nya lalu menatap wajah yuka. "Ini lagu buat ka celina ya ma." "Iya sayang." "Pada malam hari... celina menemukan buku diary mama. Lalu membacanyaa. Karena tak kuat menahan tangis. Celina merasa iba~ dan mendonorr kaannn darahnya kepada cia (adiknya) dengan cara menusuk jarinyaaaàaaaaaaaaaaaa. Semoga. Celina tetap hidup, ohh. Kakakkù."</part><p><part 2="">Lanjut prat 3!</part></p><p><part 2="">By: dennisa</part></p>

Login untuk memberikan rating dan komentar
avatar
fakhira
•
3 bulan yang lalu
ada part 3 gak yaaaaaaaa
avatar
p_den
•
1 bulan yang lalu
Ada doongg
avatar
p_den
•
3 bulan yang lalu
Lanjutt gaaa part 3???

© 2025 EduShare - Platform Berbagi Pengetahuan
🏠
Beranda
🔍
Jelajah
👤
Login