EduShare
  • Buka Toko
  • UangKu
  • Store
  • TolePay
  • Login
User Avatar
πŸ”₯ Pengguna baru saja upgrade ke Pro dan mulai cuan!
Baru saja

Kenangan rumah tua🏑 <part 1>

avatar p_den β€’ 3 bulan yang lalu β€’ Baca 4 menit
Kenangan rumah tua🏑  <part 1>
Kenangan rumah tua..^*^
Di desa terpencil dan sangat rahasia. Hiduplah seorang anak kecil yang cantik bernama celina dan ia mempunyai adik bernama cia.
Pada pagi hari...
Celina bergegas untuk berangkat sekolah bersama adiknya. "Cia. Ayok bangun sudah jam 6 loh ini." Ucap celina sambil sedikit menguncangkan tubuh adiknya yang masih tertidur lelap. "Apa sih ka celina! Aku lagi tidur. Udah izin aja sama bu guru gak masuk sekolah, apa susah nya coba?" "Cia. Ini demi masa depan kamu loh. Udahlah ayuk cepat sholat subuh. Hari ini kamu juga ada ulangan matematika kan?" Cia tiba tiba langsung berdiri dengan mata melotot. "HAH? SEJAK KAPAN ADA ULANGAN MATEMATIKA? PERASAAN GAK ADA." "Udah udah. Buruan sholat cia! Mama udah masakin pizza buat mu dan buat celina!" Ucap mama mereka bernama: yuka. Memotong keributan. "Loh mama. Hehehe iya mah maap" "sholat buruan!" "Iya ma." Cia segera bergegas untuk beribadah. Sedangkan celina hanya berdiam diri dengan tatapan kosong. "Celina. Berat punya adik?" Suara yuka membuat celina terkaget dari lamunan nya. "K-kenapa ma?" "Berat punya adik ya?" Celina menggeleng "tidak mah. Malahan seru bisa di ajak main hahahaha" yuka hanya diam saja tanpa menjawab candaan. "Celina. Mau mama kasih cerita sedikit tentang adik?" "Iyaaa. Tapi cepat mah. Aku ingin sekolah menuntut ilmu." Huff. Yuka menarik nafas panjang sebelum akhirnya membuka mulut. "Nak. Cia hidupnya sudah tak lama lagi. Sebenarnya cia mempunyai penyakit sesak nafas. Sampai bolak bal1k cuc1 d4r4h. Makanya kamu lama. Kan nunggu in dia?" "Aku sebenernya juga udah tau dari dulu banget pas cia masih kelas 1. Sering aja gitu kayak bolak balik." "WOYYY KAA KAAA CELINAAÀÂ!" Teriak cia memanggil. "Ouh. Iya sabar. Mah aku berangkat sekolah dulu ya. Assalamualaikum" "wAlaikumsalam" celina segera bergegas naik taksi bersama adiknya.
●○●○●○●○
Dikelas cia.
"Kalian udah belajar ujian matematika belum?" Tanya cia mewakili pembicaraan. "Udah" jawab 4 bestienya. "Uh. Yaudah kalau gitu temenin aku belajar yuk" "GAWAT!" Tiba tiba kepsek memotong pembicaraan mereka "pak? Kepala sekolah?" Cia ternga nga. Begitupun murid lainnya "ujian matematika kalian menggunakan laptop. Seperti anbk?!" "OuhhhhhhΔ₯" semua murid disana merasa pasrah tak terkecuali cia. "Malah ruangan anbk bikin aku sesek napas lgi!" Teriak para murid. "Yang sabar semua. Sekarang ayuk ikut bapak buat ulangan" pak kepala sekolah memandu murid kelas 3 sd tersebut.
○●○●○●
"Apa kabar anak anak ku." Sambut yuka. "Mah, tau ga. Tadi aku ulgan matematikanya pake laptop. Kayak anbk gitu ma." "Susah say?" "BANGET MAH" celina malah terkekeh geli. "Emang sesusah apa zih?" "Kamu nanya?" Jawab cia dengan nada kesal. Percakapan itu diakhiri dengan tawa dan candaan bergembira.
●○●○●○●
Bruk!
"Aduh. Kaki ku." Kaki celina terpentok pintu yang membuatnya meringis kesakitan. Tanpa sengaja ia malah menjatuhkan buku diary mamanya. Celina pun mengambil buku itu dengan menahan rasa sakit.
Celina membuka halaman pertama.
diary hari ini 1/01/20xx~{}
pantaskah anakku menderita kesakitan dengan sesak nafas yang membuatnya cuci darah berkali kali? AKU SUDAH LELAH MEMBAYAR TAGIHAN RUMAH SAKIT. KAPAN CIA TIDAK ADA DIDUNIA INI!? KAPAAAANN̈.
Celina menangis tersedu karena desa yang terpencil ini membuat mamanya menderita. Tak ingin memanggung beban keluarga. Celina menggigit jari telunjuknya sampai mengeluar kan darah segar. Dan segera mengambil plastik agar darah itu bisa tertampung. "Jarum dimana ?" Tanya celina dengan tangisan tertahan. Ia tak kuat lagi menahan sakit.
Lalu ia berfikir mengapa tidak ditusuk saja telujuk nya agar makin banyak darah yang keluar? Dan celina menggambil pisau segera menutup mata dan menancapkan pisau itu kejarinya juga di masukan kedalam plastik bekas darah tersebut "AW" celina meringis kesakitan. Dia lalu mengikat plastik kecil itu dan segera menyobek sehelai ketas setelah itu celina menulis dengan darah segarnya.
€adik ku tercinta. Ini darah untuk mu. Darah segar dari ku agar kamu tidak kekurangan darah lagi:)β™₯︎
Setelah itu celina segera berlari sekencang kencangnya bersembunyi di dekat kompor. Dan ia pingsan....
●○●○ lanjut part 2?●○●○
<p>Maaf klo gak nyambung:)</p><p>By dennisa</p>

Login untuk memberikan rating dan komentar
avatar
revin lucu
β€’
2 bulan yang lalu
ap p.den by dirga woyyy
avatar
p_den
β€’
1 bulan yang lalu
permisi den.

Β© 2025 EduShare - Platform Berbagi Pengetahuan
🏠
Beranda
πŸ”
Jelajah
πŸ‘€
Login